Profil

Walaupun memegang peranan penting bagi perekonominan Indonesia, sektor pertanian menghadapai tantangan besar. Hal ini bersumber pada faktor-faktor eksternal terutama tata ekonomi global dan faktor-faktor internal Indonesia sendiri. Secara internal, terjadi penurunan tajam dalam produktivitas pada hampir seluruh jenis bahan pokok, mayoritas petani bekerja di lahan kurang dari setengah hektar dan aktivitas pertanian kehilangan potensinya untuk menciptakan tambahan lapangan pekerjaan dan peningkatan penghasilan.

Selain itu, faktor alam khususnya perubahan iklim juga ditengarai berkorelasi dengan penurunan produksi pada beberapa komoditas. Dengan demikian, petani Indonesia harus disiapkan agar mampu beradaptasi dengan kondisi iklim yang berubah dalam menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dalam kuantitas yang memadai.

Fakta di atas menunjukkan diperlukannya terobosan, paradigma baru dalam pendidikan pertanian di Indonesia sehingga menghasilkan sumber daya manusia unggul dan berkualitas untuk membangun bidang pertanian. Program Sarjana Rekayasa Pertanian SITH-ITB menjawab hal ini dengan melaksanakan proses pendidikan yang menghasilkan professional agriculture engineers yang mampu merancang sistem produksi pertanian yang efisien secara biologis dan ekonomis pada berbagai kondisi lahan dan iklim. Program ini dilandaskan pada 10 (sepuluh) konsep dasar yang secara terintegrasi mampu merepresentasikan cara pandang holistik menuju pengelolaan pertanian yang lebih berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

profil